Minggu, 29 Desember 2013

Sosok Malam itu, Ibu kah?

Sosok itu, rambut panjangnya yang terurai, terkibas terkena hembusan angin. Bibir merah merekah, tak henti nya mengepulkan asap putih ke abu abuan. Tak jarang ku lihat sosok itu dihampiri lawan jenisnya, entah itu teman temannya. Senyum yang tersimpul, memiliki banyak makna yang tidak ku ketahui. Hanya dia yang mengerti apa yang ada di balik senyuman itu.

Sabtu, 28 Desember 2013

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel (Last)

“ Oh, iya, ada apa ri? Tumben kamu nelpon siang siang gini, emang gak kuliah ya?”
“ Kami udah libur, Ndi. Kamu msaih di luar kota? Ada rencana balik ga liburan semester ini?”
“ Wah, kebetulan aku udah di Medan nih, semalam baru nyampe. Ada perlu apa, Ri?”
“ Yaudah, kamu bisa ketemu gak entar sore. Kita ketemu di Sekolahan aja. Oke”
“Oke, ntar jam 3 sore aku dateng ya.” Aku langsung menyudahi percakapan kami. Bersisap untuk segera menemui Andi di sekolahan nanti.

Selasa, 24 Desember 2013

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel 6

“ Ros, kamu sebenarnya kenapa? Apa aku ada buat salah ya tadi ke kamu?” aku bertanya dengan setengah meyakinkan diriku sendiri. Aku butuh jawabannya sekarang. Apa yang ada di balik kesedihannya.
“hmm...” Ros, terlihat menarik nafasnya dalam dalam, sebelum melanjutkan pembicaraan tadi.

Senin, 23 Desember 2013

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel 5

Perubahan sikap rose benar benar membuat gw cukup bingung. Gw juga belum tau apa yang membuat dia bisa mendadak sedih setengah shock seperti tadi. Dilain sisi, gw belum berani buat nanya yang sebenarnya terjadi dengan dia. Salah salah, yang ada entar dia makin sedih atau malah makin ga mood, yang ada gw nya repot entar.

Minggu, 22 Desember 2013

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel 4

Bidadari yang ga bersayap. Muncul di balik pagar yang perlahan berdecit terbuka. Senyum  itu, senyuman yang selalu ingin aku nikmati. Selalu aku ingat. Perfect! Wanita yang sangat sempurna di mata gw. Ola ramlan? Lewat! Dewi persik apalagi.

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel 3

“Woi Ari!!!!!!!”
Sial, tiba tiba sesosok mahluk asing, berambut kribo, lebih mirip sarang tawon sih menurut gw, muncul di depan mata gw. Muncul dari bawah meja kantin, memecah lamunan gw.
“ Kutukupret lu, ndi. Ngagetin aja lu, mana gw tadi ngelamun yang asik asik” tak pelak, jitakan gw mendarat di rambutnya yang tebalnya ga ketulungan itu. Tapi gw yakin, itu semua ga kerasa ama dia.

Sabtu, 21 Desember 2013

Cintaku (Tak) Semulus Paha Ceribel 2

" Rose, kamu mau mesen apa? Biar aku yang pesenin. Nasgor ya? " Tanpa basa basi gw langsung nanyain dia.
"Loh, kok kamu tau?"
"Hahaha... Ya, gw mah tau apa yang kamu senengin "
" Dih, kamu ini." sambil meng-iya kan kalo dia mesen nasi goreng.
" Yaudah, gw pesen dulu ya." Gw menuju tempat pemesanan makanan di kantin.